Puisi

Bunga dan Si Pengagum Rahasia


Bunga betapa indah rupamu


Tenangkan jiwa dengan warnamu

Bias indah tangkai mu hilangkan amarah hatiku


Andai engkau tahu akulah pengagum rahasiamu

Yang melihat jelas segala lebih dan kurangmu

Yang menyimpan semua manis senyummu


Bunga dalam diam aku mendambamu

Ingin engkau didekapanku dalam hangat cintaku

Walau kusadari mustahil tuk memilikimu


Cinta


Sang rembulan kembali datang mengganti siang

Cahaya terang kembali terlelap dalam bayangan

Siang dan malam bergantian tetapi tentang rindu masih saja dalam penantian

Masih sama ketika siang memancarkan terang

Tetap sama ketika sang rembulan kembali menjemput dalam bayangan

Sang rindu tetap tertahan dalam diam

Semakin bertumbuh dalam sebuah keterikatan

Coba tuk bebas namun terjebak dalam penantian

Emosi jiwa bergejolak di relung kehampaan

Ingin lepas namun mustahil tuk dilakukan





Post a Comment

0 Comments